Saturday, November 27, 2010

Seri stimulasi.


Nanti, tujuh dan tiga akan jadi angka kesat dan nostalgia seorang hamba. Jadi padam meja masa makan tengahari yang lama. Padam juga isi pagi liar sekitar taman sukan lasak. Padam semua.

Kecuali cinta.

Hari itu, saya datang tiga dengan gadis popcorn berbalas tiada. Bukan kalah tapi terikat. Lupa?

Friday, November 26, 2010

Ah dan kau terus ke neraka.


Menikmati hujan itu boleh dari sudut yang pelbagai.

Berdiri di puncak awan kota New York atau berbaring di atas hijau padang rumput di Nebraska. Tapi titisan itu dari langit Amerika yang sama. Dari gelap sungai Mississippi yang sama.

Mungkin.

Kau salah bila kau kira hati itu kalis bersalut usia.

Thursday, November 25, 2010

Bicara tuhan.


Lama tidak menulis saya rasa sisi-sisi itu makin luput dari dalam diri. Ah, saya kan pernah kata yang saya sendiri tidak tahu sampai bila bintangjagung ini akan terus berwarna.

Minggu-minggu neraka sudah semua hilang dari mata. Kini saya perlu pandang depan dan terus jalan. Nanti bila ada nyawa yang perlu saya hembus atau yang perlu saya kubur, saya akan berhenti lagi. Nanti.

Cuma angkat tangan dan tunjuk isyarat berhenti.